SUKABUMI Media Mabes Bharindo
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, membenarkan kejadian peristiwa berdasarkan laporan sementara dari pihak sekolah.
Menurut Deden, hujan deras yang disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 13.40 WIB. Selain angin puting beliung, pihak sekolah juga melaporkan adanya hujan es.
”Informasi dari kepala sekolah, siang tadi terjadi hujan es disertai angin puting beliung,” kata Deden saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler.
Deden memastikan tidak ada korban dalam kejadian. Saat musibah terjadi, kegiatan belajar mengajar yang diikuti ratusan siswa telah selesai. Namun, sejumlah guru dan kepala sekolah masih berada di lingkungan sekolah untuk melaksanakan kegiatan.
”Tidak ada korban dalam musibah,” ujarnya.
Deden menjelaskan, kerusakan yang dilaporkan sementara meliputi delapan ruang kelas genteng rusak, terlepas dan mengalami kebocoran. Selain itu, masjid, plafon ruang peralatan IPA dan laboratorium IPA dilaporkan runtuh.
Kerusakan juga terjadi pada satu ruang UKS/BK/OSIS, satu unit bangunan WC, serta dua laboratorium komunikasi yang mengalami kerusakan pada bagian genteng metal pasir hingga tersingkap dan menyebabkan kebocoran ke dalam ruangan.
”Untuk bangunan apa saja yang rusak, sementara ruang kelas. Jelasnya nanti menunggu laporan resmi karena masih dilakukan pendataan,” jelas Deden.
( Herlan)