SUKABUMI MABES BHARINDO.
Penghargaan IJTI Award 2026 yang diterima Minisoccer Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, menjadi apresiasi atas upaya menghadirkan ruang olahraga sekaligus aktivitas positif bagi generasi muda.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Musyawarah Koordinator Daerah (Muskorda) III IJTI Sukabumi Raya. Bagi pengelola Minisoccer Sangrawayang, apresiasi itu bukan sekadar penghargaan, tetapi juga dorongan untuk terus mengembangkan fasilitas olahraga di wilayah Simpenan.
Pengelola sekaligus Humas Minisoccer Sangrawayang, Nanan Apon, menyampaikan terima kasih kepada IJTI Sukabumi Raya atas penghargaan yang diberikan.
Menurutnya, keberadaan lapangan minisoccer memiliki peran penting dalam menyediakan ruang bagi anak-anak dan pemuda untuk menyalurkan energi melalui kegiatan yang sehat, terarah, dan produktif.
“Terima kasih kepada IJTI Sukabumi Raya atas apresiasi ini. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan Minisoccer Sangrawayang,” kata Nanan.
Namun, di balik penghargaan tersebut, Nanan menyoroti persoalan lain yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah daerah, yakni proses perizinan fasilitas olahraga.
Ia meminta Pemerintah Kabupaten Sukabumi tidak mempersulit masyarakat yang berupaya membangun sarana olahraga, terlebih jika keberadaannya ditujukan untuk memberikan ruang positif bagi generasi muda.
“Kami memohon kepada pemerintah daerah agar proses perizinan, baik yang berkaitan dengan tata ruang maupun DPMPTSP, dapat dipermudah sepanjang seluruh persyaratan dan ketentuan yang berlaku kami penuhi,” ujarnya.
Nanan menegaskan, pengembangan Minisoccer Sangrawayang bukan semata-mata mengejar aktivitas komersial. Lebih jauh, fasilitas tersebut ingin dijadikan sebagai ruang pembinaan dan interaksi anak muda di Kecamatan Simpenan.
“Ini bukan hanya soal bermain bola. Kami ingin minisoccer menjadi ruang tumbuh generasi muda, tempat mereka berolahraga, bersosialisasi, belajar disiplin dan mengejar prestasi,” tegasnya.
Ia menilai semakin banyak ruang olahraga yang tersedia, semakin besar pula peluang generasi muda mengembangkan potensi mereka melalui kegiatan yang positif.
Karena itu, menurut Nanan, penghargaan IJTI Award 2026 harus menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap pengembangan fasilitas olahraga di daerah.
“Penghargaan ini jangan berhenti sebagai seremoni.
Bagi kami, ini menjadi energi baru untuk terus menjaga fasilitas olahraga agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan ikut membangun generasi muda Kabupaten Sukabumi yang aktif, sehat dan produktif,” tandas Nanan.
( Herlan)