Media Mabes Bharindo.co.id
SUKABUMI – Dalam upaya menanamkan kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan kerja, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi melaksanakan kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) di kawasan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena. Aksi bersih-bersih ini melibatkan seluruh pejabat struktural, para kepala bidang, aparatur sipil negara (ASN), hingga staf di lingkungan Disdik Kabupaten Sukabumi.
Dengan penuh kekompakan, seluruh peserta bahu-membahu membersihkan berbagai area kantor, mulai dari halaman, ruangan kerja, taman, saluran drainase, hingga area parkir. Selain itu, dilakukan pula penataan lingkungan agar kawasan perkantoran terlihat lebih rapi, bersih, dan nyaman.
Dalam keterangannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Bersih bukan sekadar rutinitas membersihkan lingkungan, melainkan bagian dari upaya membangun karakter pegawai yang disiplin, peduli, serta memiliki semangat kebersamaan.
Menurutnya, lingkungan kerja yang bersih dan sehat menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana kerja yang nyaman sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan Jumat Bersih ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab seluruh pegawai. Bukan hanya menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman, tetapi juga memperkuat kebersamaan serta rasa memiliki terhadap tempat kita bekerja,” ungkap Deden.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi harus mampu memberikan contoh nyata dalam membudayakan perilaku hidup bersih dan peduli lingkungan, khususnya bagi seluruh satuan pendidikan yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Jangan sampai kita hanya mengajak sekolah-sekolah untuk menjaga kebersihan, sementara lingkungan kantor sendiri belum menjadi contoh. Karena itu, budaya Jumat Bersih harus dimulai dari lingkungan kita sendiri, kemudian diterapkan dan dikembangkan di seluruh sekolah,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut tidak hanya difokuskan pada pembersihan sampah dan rumput liar. Sejumlah fasilitas juga turut diperiksa, seperti toilet, gudang arsip, serta saluran pembuangan air. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, terutama menjelang musim penghujan.
Melalui kegiatan Jumat Bersih yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi berharap terciptanya lingkungan perkantoran yang bersih, sehat, tertata, dan nyaman.
Lebih dari itu, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan menjadi budaya positif yang tidak hanya diterapkan di lingkungan Disdik, tetapi juga menjadi contoh bagi seluruh sekolah di Kabupaten Sukabumi.
Dengan semangat kebersamaan, menjaga kebersihan bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan wujud nyata kepedulian dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan pelayanan pendidikan yang semakin baik.
Reforter FR Mbs